Plastik? Hampir setiap hari dalam kehidupan kita, kita memakai
plastik, bahkan seringkali hidup kita dimudahkan olehnya, bagaimana
tidak, kita minum dalam kemasan botol pastik, belanja menggunakan
kantong plastik, dimana-mana plastik.
Artikel ini ditulis supaya plastik yang memudahkan hidup Anda ini,
tidak menjadi bumerang dan malah merusak tubuh Anda perlahan tapi pasti,
bagaimana mungkin hal itu bisa?
Karena ketahuilah, ternyata plastik memiliki potensi risiko bahaya
kesehatan. Terdengar berlebihan? Jika masih ragu, maka lanjutkanlah
membaca artikel ini seterusnya.
Bahaya Plastik Pada Kesehatan
Plastik yang terpapar dengan panas, akan menghasilkan suatu senyawa
yang dikenal dengan nama dioxin (nama lainnya polychlorinated
dibenzodioxins) yang sifatnya sangat beracun, dan bahkan bersifat
karsinogenik.
Bersifat karsinogenik artinya senyawa ini dapat merusak sistem
biologis kita, sehingga timbul kerusakan gen yang dapat berakhir menjadi
tumor ataupun kanker ganas, mengerikan bukan?
Tidak hanya sampai disitu, plastik hanyalah salah satu media yang
dapat menghasilkan dioxin. Selain plastik, senyawa berbahaya ini juga
dapat dihasilkan dari pembakaran sampah, limbah pestisida, dan
pembakaran produksi baja, terlihat memang yang paling akrab dalam
kehidupan kita sehari-hari adalah plastik, oleh karena itu mulailah
perhatikan bagaimana cara Anda menggunakan plastik Anda.
Berikut ini adalah 5 cara menggunakan plastik Anda dengan aman:
1. Saat menggunakan botol minuman plastik, hindari meninggalkan botol
Anda di dalam mobil, terutama jika mobil Anda berada di lapang terbuka
yang terpapar matahari
2. Hindari pemakaian botol minuman plastik berulang-ulang, maksimal pengulangan hanya 2-3 kali pengisian
3. Hindari membakar sampah terutama dalam bentuk plastik, karena
perlu Anda ketahui dioxin tidak hanya masuk melalui saluran pencernaan
kita melainkan juga dari saluran pernafasan kita, jadi dioxin yang
terhirup saat bernafas juga membahayakan kita.
4. Terapkan 3R Reuse, Recycle, Reduce
5. Gunakan plastik berkode 2,4,5. Plastik jenis ini diyakini memiliki kualitas yang aman bagi makanan dan minuman dalam kemasan.(klikdokter.com)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar