
Risiko yang ditimbulkan oleh pekerjaan shift malam perlu perhatian lebih. Tidak mungkin bila tidak ada pekerja yang bekerja shift
malam. Bayangkan saja jika Anda malam hari sakit atau kecelakaan namun
tidak ada dokter, perawat dan polisi yang bertugas? Tentu akan menjadi
masalah besar.
Meskipun bekerja dengan jadwal shift
merupakan faktor risiko bagi beberapa penyakit, namun hal tersebut
hanyalah satu dari beberapa penyebab. Bila Anda memiliki tubuh yang
sehat dan prima sejak awal, maka risiko yang Anda miliki akan lebih
rendah
Bekerja dengan jam
kerja yang berlawanan dengan siklus tidur alami akan menyebabkan
gangguan tidur dan juga kelelahan kronis, yang nantinya dapat
berkontribusi menyebabkan gangguan mood, menurunkan refleks dan kemampuan kognitif serta membuat seseorang lebih rentan terkenan penyakit.
Tentu saja hal tersebut tak serta merta membuat Anda yang bekerja shift malam memutuskan untuk berhenti. Karena tidak perlu khawatir, bila Anda bekerja dengan jadwal shift, ada beberapa hal yang dapat Anda ikuti untuk terhindar dari gangguan kesehatan.
- Pastikan Anda makan yang cukup, sehat dan bergizi.
- Olahraga yang teratur. Bekerja dengan shift bukanlah alasan untuk tidak olahraga. Anda dapat melakukan olahraga setidaknya 3 kali dalam seminggu. Olahraga dapat Anda lakukan saat Anda libur.
- Tidur yang cukup. Salah satu contoh pengaturan jam tidur yang bisa Anda terapkan:
- Bila Anda bekerja dengan rotasi maka, setiap Anda tidak sedang jaga malam usahakan untuk tidur secara biasa (contoh pukul 22:00 – 06:00). Termasuk saat hari libur.
- Tidur 30 menit sebe;um shift malam akan membuat tubuh Anda terasa lebih segar, namun jangan sampai lebih dari 30 menit karena akan membuat Anda susah dibangunkan dan merasa lebih mengantuk saat bangun. Kecuali Anda menyelesaikan satu siklus tidur yaitu 90 menit.
- Pastikan bayar hutang tidur selesai bekerja. Apapun alasannya kekurangan tidur akan menimbulkan masalah sehingga kebutuhan alami tubuh untuk tidur tidak dapat diabaikan.
- Pastikan untuk mengatur pencahayaan yang masuk ke kamar tidur Anda agar tidak terlalu terang. Saat pulang dari tempat kerja pun Anda dapat menggunakan kacamata hitam untuk mengurangi cahaya yang masuk ke mata.
Anda dapat melakukan pemeriksaan kesehatan
berkala ke dokter. Pekerja shift malam membutuhkan pemantauan lebih
dari dokter. Bila Anda mengalami kesulitan tidur mungkin dokter akan
memberikan terapi tambahan.
klikdokter.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar